Lesu Daya Beli, Demo Guncang Penjualan Mobil 2025

Unjuk Rasa dan Lesunya Daya Beli Ancam Target Penjualan Mobil 2025
Ilustrasi saat customer mengunjungi showroom mobil (Dok. Istimewa)

Lesunya daya beli masyarakat dan maraknya unjuk rasa di berbagai daerah membuat penjualan kendaraan roda empat nasional tahun ini semakin tertekan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil wholesales sepanjang Januari–Juli 2025 turun 10,1% secara tahunan menjadi 435.390 unit. Penjualan ritel juga terkoreksi 10,8% menjadi 453.278 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menyatakan, target penjualan 900.000 unit pada 2025 kini terancam tak tercapai. Hingga pertengahan tahun, baru 374.000 unit mobil terjual.

“Kalau melihat kondisi pasar saat ini, kami khawatir target bisa meleset,” ujar Jongkie, Selasa (2/9/2025).

Ia juga menyoroti melambatnya kredit otomotif sebagai faktor penghambat, mengingat sekitar 70% pembelian mobil bergantung pada leasing.

Baca juga : artikel terkait

Meski demikian, Gaikindo berharap pameran otomotif seperti GIIAS dan GJAW di berbagai kota dapat menjadi stimulus penjualan di sisa tahun ini.

Sepanjang Januari–Juli 2025, para produsen kendaraan roda empat di Indonesia telah memproduksi 658.821 unit kendaraan. Angka produksi mobil di Indonesia turun tipis 1,9% dibanding periode tahun lalu.

Toyota pimpin produksi mobil nasional dengan 293.498 unit, Mitsubishi yang memproduksi 92.817 unit dan Daihatsu sebanyak 74.762 unit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Marhaban ya Ramadhan
Iklan 730 x 130
Promo Iklan