Jakarta, Forum KiSSNed – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguasaan sains dan teknologi (saintek) menjadi kunci kemajuan bangsa di era modern.
Prabowo menilai Indonesia harus berani melakukan lompatan besar agar tidak tertinggal dalam persaingan global.
Dalam Sidang Paripurna Satu Tahun Kabinet di Istana Kepresidenan, Senin (20/10), Prabowo menyampaikan pentingnya pembangunan sistem pendidikan unggulan yang berorientasi pada saintek dan kepemimpinan.
“Kita bikin sekolah unggulan yang namanya SMA Garuda, dan rencananya ini ada 10 sampai 14 sekolah unggulan di seluruh Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan para menteri.
Program Sekolah Garuda menjadi salah satu proyek strategis pemerintah dalam mencetak generasi muda berdaya saing tinggi.
Pemerintah merancang Sekolah Garuda untuk menampung siswa berprestasi di atas rata-rata melalui seleksi ketat yang menilai kemampuan akademik, kepemimpinan, dan karakter kebangsaan.
Melalui laman resmi https://garudatransformasi.kemdiktisaintek.go.id dijelaskan bahwa SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan program penguatan sekolah yang sudah ada, bukan pembangunan baru.

Fokusnya adalah mengoptimalkan potensi peserta didik agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia.
Prabowo menyampaikan harapannya agar lahir lebih banyak anak Indonesia yang bisa menembus universitas ternama seperti Harvard, Oxford, MIT, dan kampus unggulan lainnya.
“Harapannya, program ini melahirkan anak-anak terbaik bangsa yang bisa membawa nama Indonesia ke tingkat dunia,” tegasnya.
Pemerintah menyiapkan beasiswa penuh bagi siswa berprestasi, termasuk dari keluarga tidak mampu.
Prabowo menilai keadilan dalam akses pendidikan harus menjadi prioritas agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.

Fokus utamanya mencakup peningkatan kompetensi siswa, penguatan kualitas pendidik, serta pengelolaan sekolah berbasis riset dan inovasi.
Dengan hadirnya SMA Garuda, pemerintah berharap pendidikan Indonesia tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga pemimpin muda yang berintegritas dan siap menjawab tantangan masa depan.









