Purbaya Siap Operasi Besar Bongkar Mafia Ekonomi di Kemenkeu

Purbaya Siap Operasi Besar Bongkar Mafia Ekonomi di Kemenkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR di Senayan, Selasa (10/9/2025). (Dok. Media Kemenkeu)

Jakarta, Forum KiSSNed – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah sedang menyiapkan langkah tegas untuk memberantas mafia ekonomi yang selama ini merugikan negara.

Purbaya memastikan akan ada penangkapan besar-besaran terhadap jaringan pelaku penyelundupan dalam waktu dekat, usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (20/10).

Purbaya menyampaikan bahwa praktik penyelundupan masih menjadi salah satu sumber kebocoran pendapatan negara.

Menteri Keuangan yang kini namanya semakin familiar dengan gaya koboinya itu menyoroti mafia yang bermain di sektor tekstil, baja, dan komoditas impor lainnya, yang selama ini menggerus potensi penerimaan negara.

“Kita sudah punya nama-namanya. Tinggal kita pilih siapa yang akan diproses lebih dulu. Mereka ini mainnya di under invoicing, nyelundupin barang, terutama di tekstil dan baja,” ujar Purbaya dengan nada tegas.

Menurutnya, pemerintah sudah mengantongi data lengkap mengenai pola kerja para mafia tersebut.

Tim khusus kini bergerak menyiapkan langkah hukum agar penindakan berjalan efektif dan tidak memberi ruang bagi pelaku untuk bersembunyi.

Iklan 730 x 130
Promo Iklan

Meski belum membeberkan angka kerugian negara akibat praktik kotor ini, Purbaya memastikan perhitungannya sedang dilakukan secara hati-hati.

Menteri Keuangan menekankan bahwa nilai kebocoran bisa sangat besar dan sudah terjadi selama bertahun-tahun.

“Belum tahu angka pastinya, masih kita hitung. Tapi nilainya besar dan harus segera kita hentikan,” katanya.

Sapu Bersih Mafia Ekonomi

Selain memburu mafia eksternal, Purbaya juga menyoroti perlunya bersih-bersih internal di Kementerian Keuangan, khususnya di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ia menilai pengawasan internal harus diperketat agar kepercayaan publik terhadap lembaga fiskal negara kembali pulih.

Sebagai bagian dari langkah reformasi, Purbaya meluncurkan layanan pengaduan publik “Lapor Pak Purbaya” melalui nomor WhatsApp 0822 4040 6600.

Promo Iklan
Promo Iklan

Kanal ini dibuka untuk masyarakat yang ingin melaporkan berbagai pelanggaran pajak, bea cukai, maupun oknum aparat yang nakal.

“Kita harus tumbuh lebih cepat dan bersih dari kebocoran. Saya akan fokus di dua sektor vital pada Bea Cukai dan Pajak,” tegasnya.

Purbaya menegaskan, langkah ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bagian dari agenda besar reformasi ekonomi nasional.

Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah dari penerimaan negara kembali ke rakyat, bukan jatuh ke tangan para mafia dan oknum yang merusak sistem.

Dengan operasi besar ini, Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya untuk membangun sistem fiskal yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan 730 x 130
Promo Iklan