Trump Kagum Parade Militer China, Namun Kecewa Tak Disebut Xi

Trump Puji Parade Militer China, Kritik Xi Jinping Tak Sebut AS dalam Pidato
Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, di Capitol Rotunda,Washington DC, Selasa (21/1/2025) dini hari. (Dok. ANTARA/youtube@foxnews/am)

Jakarta, Forum KiSSNed – Trump puji parade militer besar-besaran di China, dia menyebutnya sebagai “upacara yang indah dan mengesankan”. Namun Ia juga menegur Presiden Xi Jinping karena tidak menyebut peran Amerika Serikat dalam pidatonya di acara tersebut.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (4/9/2025), Trump mengaku menonton siaran langsung pidato Xi dan menyampaikan kekagumannya atas pelaksanaan acara tersebut.

“Saya pikir itu sangat-sangat mengesankan,” kata Trump, dikutip Reuters.

Meski memuji Xi Jinping sebagai “teman”, Trump menyayangkan sikap pemimpin China itu yang tidak menyebut kontribusi AS dalam perjuangan melawan Jepang selama Perang Dunia II.

“Saya menonton pidato tadi malam, Xi itu teman saya, saya pikir Amerika Serikat seharusnya disebut dalam pidato itu, karena kontribusi kami sangat besar membantu China,” ujar Trump.

Tidak Singgung Peran AS

Dalam pidatonya, Xi Jinping menyampaikan apresiasi kepada “pemerintah asing dan sahabat internasional” yang membantu rakyat China selama masa perang, namun tidak secara spesifik menyebut Amerika Serikat.

Sejarah mencatat bahwa Amerika Serikat aktif membantu pasukan China sejak invasi Jepang pada 1937 hingga berakhirnya Perang Dunia II pada 1945. AS sendiri bergabung dalam perang pada tahun 1941, dan menjadi bagian dari kekuatan utama Sekutu yang mengalahkan Jepang.

Baca juga : artikel terkait

Analis menilai penghapusan nama AS dari pidato Xi bisa mencerminkan ketegangan diplomatik yang sedang berlangsung antara kedua negara.

Ketegangan Amerika – China

Hubungan antara Washington dan Beijing saat ini tengah berada di titik kritis, dengan sejumlah isu yang menjadi sumber ketegangan.

Mulai dari konflik di Laut China Selatan, isu perdagangan, hingga perbedaan sikap terhadap konflik global seperti perang di Ukraina.

Meski demikian, Trump berulang kali menekankan hubungan pribadi yang baik dengan Presiden Xi dan mengatakan bahwa jalur komunikasi di tingkat pemimpin tetap terbuka.

Saat parade berlangsung, Trump menyampaikan komentar bernada satir kepada Xi Jinping melalui unggahan di media sosial Truth Social.

“Sampaikan salam hangat saya kepada Vladimir Putin dan Kim Jong Un, karena kalian berkonspirasi melawan Amerika Serikat,” tambah Trump.

Kremlin menanggapi pernyataan Trump dengan membantah adanya konspirasi dan menyebut komentarnya sebagai ironi politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Marhaban ya Ramadhan
Iklan 730 x 130
Promo Iklan