KPK Didesak Periksa Pejabat Kemenag soal Dugaan Korupsi 32 M

KPK Didesak Periksa Pejabat Kemenag soal Dugaan Korupsi 32 M
Faisal Ali Hasyim, staf ahli Menteri Agama RI. (Dok. Kemenag)

Jakarta, Forum KiSSNed – Forum Kajian Isu Strategis Negara Demokrasi (Forum KiSSNed) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memanggil dan memeriksa pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Faisal Ali Hasyim, terkait dugaan praktik korupsi dalam tata kelola kuota haji.

Indikasi kuat adanya dugaan aliran dana besar ke rekening istri pejabat eselon I Kementerian Agama semakin memperkuat sorotan kami.

Temuan aliran dana tersebut merujuk pada laporan rekening mencurigakan dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang nilainya mencapai Rp32 miliar.

“Kami sudah cocokan datanya, hasilnya sama,” ujar Erlangga dalam keterangan tertulisnya pada Senin (6/4/2026).

Direktur Forum KiSSNed, Erlangga Abdul Kalam menegaskan bahwa posisi Faisal Ali Hasyim saat menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemenag RI merupakan jabatan kunci yang seharusnya menjadi benteng utama pengawasan internal.

Namun, dugaan kebocoran anggaran dalam skala besar justru muncul dan menunjukkan hal yang tidak wajar.

“Irjen itu jabatan yang sangat vital dalam pengawasan internal. Kalau sampai ada kebocoran seperti ini, bukan hanya janggal, tetapi patut diduga ada kegagalan serius dalam sistem pengawasan atau bahkan indikasi pembiaran,” ujarnya.

Erlangga juga menyoroti posisi Faisal Ali Hasyim yang kini menjabat sebagai staf ahli Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Ia menegaskan KPK harus menelusuri secara menyeluruh keterkaitan dalam persoalan kuota haji.

Sebab, praktik korupsi terstruktur atau lemahnya kontrol internal berpotensi menyebabkan kebocoran anggaran.

“Jika benar ada aliran dana hingga puluhan miliar rupiah, ini bukan persoalan administratif biasa. Ini mengarah pada dugaan praktik korupsi yang terstruktur, sistematis dan terorganisir. KPK tidak boleh ragu untuk segera bertindak,” tegasnya.

Forum KiSSNed berencana akan menggelar konferensi pers sekaligus aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK RI dalam waktu dekat.

Langkah tersebut bertujuan menekan aparat penegak hukum agar tidak lamban menangani perkara yang menyangkut kepentingan publik luas.

Selain itu, pihaknya juga mendesak Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk memberikan perhatian serius dan tidak menutup mata terhadap dugaan tersebut.

Forum KiSSNed Siapkan Laporan ke KPK

Direktur Forum KiSSNed memastikan akan melaporkan kasus ini secara resmi ke KPK dengan melampirkan data awal sebagai bahan pendalaman kasus.

“Dugaan ini tak bisa dibiarkan berlarut. KPK harus segera mengusut secara transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih, karena ini menyangkut integritas pengelolaan dana umat,” kata Erlangga.

Iklan 730 x 130

Ia menegaskan bahwa pengelola harus menjaga amanah besar dalam pengelolaan kuota haji dan memastikan tidak ada praktik korupsi dalam bentuk apa pun.

Oleh karena itu, KPK harus menindak tegas setiap indikasi penyimpangan demi menjaga kepercayaan publik.

“Forum KiSSNed berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas, demi memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik korupsi dalam institusi negara,” tambahnya.

Direktur Forum KiSSNed mendorong KPK untuk segera memanggil dan memeriksa Faisal Ali Hasyim terkait dugaan skandal korupsi dalam tata kelola kuota haji.

“KPK harus menunjukan taringnya, panggil dan periksa Faisal Ali Hasyim” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Iklan 730 x 130
Promo Iklan