Prabowo Temui Putin di Kremlin, Bahas Penguatan Kerja Sama

Prabowo Temui Putin di Kremlin, Bahas Penguatan Kerja Sama
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). Dok. (ANTARA FOTO/HO/Bakom RI/app/sgd/BAKOM RI)

Jakarta, Forum KiSSNed – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan komitmen negaranya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Moskow pada Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kedua negara yang selama ini dinilai terus menunjukkan tren positif, khususnya menjelang 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.

“Hubungan kami berkembang sangat konsisten pada tahun yang kami menyambut 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara negara kita. Komisi bersama ekonomi juga bekerja dengan bagus. Hubungan ekonomi sama perdagangan juga berkembang selama 9 bulan pertama tahun ini. Nilai perdagangan kita naik 17 persen,” ujar Presiden Putin.

Selain sektor ekonomi dan perdagangan, Rusia juga melihat peluang kerja sama yang luas di bidang energi, termasuk pengembangan energi nuklir sipil.

Kerja Sama Ekonomi, Energi hingga Pertahanan Jadi Fokus Utama Kedua Negara

Putin menyatakan kesiapan Rusia untuk mendukung Indonesia apabila memutuskan melibatkan Rusia dalam pengembangan teknologi tersebut.

“Ada banyak prospek dalam sektor energi termasuk energi nuklir. Saya tahu bahwa Indonesia memang ada rencana terkait dan kalau Indonesia memang memutuskan untuk melibatkan Rusia, kami selalu siap untuk membantu,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin juga membahas potensi kerja sama di sektor industri dan pertanian, termasuk isu strategis seperti ketahanan pangan dan penguatan industri nasional.

Di bidang pertahanan, Rusia kembali menegaskan Indonesia sebagai mitra tradisionalnya.

Kerja sama militer antara kedua negara dinilai terus berkembang, termasuk peningkatan jumlah personel militer Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia.

“Lembaga pendidikan tinggi militer juga banyak menerima banyak ahli militer Indonesia. Kami siap menaikan angka ini,” lanjutnya.

Selain itu, kedua negara juga mendorong peningkatan hubungan di sektor kemanusiaan dan pariwisata, termasuk rencana pembukaan rute penerbangan langsung serta kebijakan bebas visa antara Indonesia dan Rusia.

Putin juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Indonesia di kancah global, termasuk keikutsertaan Indonesia dalam BRICS serta potensi kerja sama perdagangan dengan Eurasian Economic Union (EAEU).

Di awal pertemuan, Presiden Putin turut menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Iklan 730 x 130

“Saya ingin sampaikan kata-kata belasungkawa terkait dengan banjir yang menimpa Indonesia dan menimpa bangsa Indonesia,” ucapnya.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari komunikasi intensif antara kedua pemimpin, setelah sebelumnya bertemu di St. Petersburg pada Juni 2025 lalu.

Pertemuan bilateral ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama strategis di berbagai bidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Iklan 730 x 130
Promo Iklan