Gensmart Hadirkan Kebahagiaan Anak Pemulung Pasar Minggu

Gensmart Hadirkan Kebahagiaan Anak Pemulung Pasar Minggu
Gensmart saat hadir memberikan kebahagiaan kepada anak pemulung di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)

Jakarta, Forum KiSSNed – Puluhan anak pemulung di Kampung Pemulung Pasar Minggu tampak ceria dalam kegiatan “Berbagi dan Belajar Bersama” yang digagas Gensmart pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan menghadirkan ruang bahagia sekaligus memperkuat kesehatan mental anak-anak yang hidup di tengah keterbatasan.

Ketua Pelaksana, Zidny Alvin Kaukabin mengatakan kegiatan ini berangkat dari kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pemulung.

“Anak-anak pemulung berhak merasakan bahagia yang utuh. Mereka bukan cuma butuh bantuan materi, tapi juga ruang aman untuk bermain, belajar, dan didengar ceritanya,” tegasnya.

Selain memupuk kebahagiaan, kegiatan ini juga mendorong anak-anak pemulung untuk memiliki harapan.

“Lewat kegiatan ini kami ingin merawat kesehatan mental mereka sejak dini, supaya mereka tetap punya harapan dan percaya diri,” ujarnya.

Sebanyak 50 anak usia 5-13 tahun mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan kreatif.

Panitia menggelar kelas belajar dan dongeng inspiratif, terapi seni, hingga permainan kelompok untuk membangun kepercayaan diri anak-anak.

“Kami ingin anak-anak ini tidak hanya belajar, tapi juga merasa dihargai dan didengar,” tambah Zidny.

Panitia juga membagikan makanan bergizi serta bantuan perlengkapan sekolah kepada para peserta.Suasana haru terlihat saat anak-anak menuliskan cita-cita mereka dalam sesi “Surat untuk Masa Depan”.

“Aku mau jadi dokter biar bisa obatin Ibu,”tulis Echa, salah satu peserta.

Zidny menegaskan bahwa program ini akan berlanjut melalui pendampingan rutin.

“Ini bukan kegiatan satu hari. Kami ingin terus hadir melalui bimbingan belajar dan pendampingan, karena kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” tegasnya.

la juga mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam mendukung masa depan anak-anak di kawasan tersebut.

“Bahagia itu menular. Kalau kita mulai dari anak-anak, masa depan kampung ini juga ikut cerah,” pungkasnya.

Panitia menutup kegiatan dengan melepas balon harapan sebagai simbol mimpi anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Iklan 730 x 130
Promo Iklan