Jakarta, Forum KiSSNed – Televisi Republik Indonesia (TVRI) berhasil meraih apresiasi luas dari masyarakat atas penyelenggaraan siaran Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.
Forum kiSSNed
Klik di sini untuk baca isu Indonesia lebih tajam
Hasil survei Lokadata mencatat 79,9 persen responden memberikan penilaian positif terhadap kualitas penyelenggaraan siaran TVRI selama ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Survei yang sama juga menunjukkan 73 persen responden mengaku bangga karena TVRI menjadi penyiar resmi Piala Dunia FIFA 2026.
Mayoritas responden menilai akses siaran yang gratis, jeda iklan yang minim, dan jangkauan siaran yang luas menjadi keunggulan utama TVRI.
Chief Data Officer Lokadata, Suwandi Ahmad, mengatakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan siaran Piala Dunia oleh TVRI mencerminkan capaian yang sangat positif.
Menurutnya, sentimen positif itu muncul secara konsisten di berbagai wilayah Indonesia.
“Hasil survei Lokadata menunjukkan sentimen positif yang konsisten di berbagai wilayah Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi TVRI menghadirkan siaran gratis yang mudah diakses, dengan jeda iklan yang terbatas, mampu memenuhi harapan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap informasi dan hiburan berkualitas,” ujar Suwandi dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Suwandi menambahkan, tingginya tingkat kepercayaan publik juga tercermin dari besarnya rasa bangga masyarakat terhadap TVRI sebagai penyiar resmi Piala Dunia FIFA 2026.
Menurutnya, capaian tersebut memperlihatkan penyiaran publik tetap memiliki peran strategis dalam menghadirkan tayangan berkualitas yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Tanggapan TVRI
Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya diukur dari kualitas siaran pertandingan.
Menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat juga menjadi indikator penting keberhasilan penyiaran publik.
“Kepercayaan yang diberikan kepada TVRI sebagai penyiar resmi FIFA merupakan amanah yang kami jalankan untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati Piala Dunia secara gratis,” kata Fiki.
Fiki menjelaskan, penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 tidak sekadar menghadirkan tontonan berkualitas.
Kegiatan tersebut juga membuka ruang kebersamaan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus KADIN Indonesia atas dukungan selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, komunitas, serta berbagai pihak yang berkolaborasi menyukseskan rangkaian kegiatan on-air maupun off-air.
Menurut Fiki, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati pertandingan secara lebih luas sekaligus merasakan dampak ekonomi yang dihasilkan.
Forum kiSSNed
Klik di sini untuk baca isu Indonesia lebih tajam
Ia menilai penyiaran publik mampu menjadi penghubung antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan manfaat sosial serta ekonomi secara bersamaan.





















